Sabtu, 25 April 2015

Kalian Yang Meminangku Malam Ini



Kalian Yang Meminangku Malam Ini 


Rabu, 18 Februrari 2015.

SMS manis dari Telkomsel sebagai alarmku pagi ini.
“Mudik-mudik.” Gumamku dalam hati.
Sembahyang, mandi, beres-beres, berangkat magang. Masih dalam acara Prakerin, acara wajib  anak anak sekolah kejuruan buat ajang “Show me your skill.” Aku menyeret paksa tubuh lunglai ini untuk bergegas ke tempat magang di bilangan Slipi Jakarta Barat, rasanya males, tapi kewajiban tinggalah kewajiban. Pengen cepet cepet ketemu orang tua setelah 2 bulan mlipir dikota orang. Hari ini aku nggak “kerja”. Kenapa bilang nggak “kerja”, karena hari ini aku ngerjain tugas yang bukan dari job kejuruanku. Mungkin ini yang namanya ikut orang, harus bisa ngasih apa yang orang mau. Aku harus berjibaku dengan rumitnya bahasa pemrograman yang melenceng dari tugas major kejuruanku di bidang telekomunikasi wabilkhusus fiber optic. Ahh persetan, aku lagi ikut orang jadi harus nurut. Aku sengaja izin pada atasanku untuk pulang setengah hari dengan alasan pengen mudik. Untungnya atasanku bukanlah orang yang bertipe penuntut jadi aku lebih mudah mendapat surat izin. 

 *****

Bakda Dzuhur aku langsung mlipir ke Terminal Grogol untuk mencari siapa yang akan aku pinang nanti. Jam 3 suasana terminal mulai ramai. Terpakir beberapa kuda besi tujuan muria raya yang selalu dinanti akan kehandirannya bagi penggemarnya, dan juga armada tujuan plato dieng raya dan kota gethuk. Aku memilih kuda besi putih beraksen pelangi dengan kostum All New Legacy Sky besutan karoseri Laksana Ungaran berdapur pacu Hino RN285J dengan kode body 40RB yang akan mengantarku ke kota gethuk.
Dddrrrtttt, ponsel bergetar, Incoming Call – Dhea…
“Rangga, kamu mau mudik yah, bareng aku yah, kamu dimana, udah berangkat belom, tunggu aku, aku mau bareng, pesenin aku tiket juga.” Tut..tut..tut..tut. Belom sempat aku menjawab lontaran pertanyaan darinya panggilan terputus. Kutelpon balik namun nihil, begitu juga bbm dan sms. Ini anak aneh. Armada akan berangkat 20 menit lagi, masih gak ada kabar dari Dhea, tiket juga belum ditangan. Aku berharap tak cuma Armada Pelangi yang meminangku mala mini, namun kamu juga. Kamu, kamu iyaaa kamueehh.  Azzzzz
5 menit sebelum keberangkatan orang yang aku tunggu datang dengan tergopoh gopoh membawa tas gendongnya. Kutebus 2 lembar tiket kelas eksekutif dengan nominal 100 ribu pertiket untuk destinasi akhir Purwokerto. Aku gak ngejar hotseat layaknya penggemar bis lainya karena apa? Biar romantis mennn duduk di seat belakang ama cewe… :v

16.00

Tepat pukul 16.00 WIB bis angkat jangkar dari Terminal Grogol. Akankah aku berdosa jika malam ini aku tidur bersanding dengan wanita? Wkwkwkwkwk


18.25

Jamnya orang pulang kerja ditambah besok hari libur sama dengan macet. Stuk di Semanggi bersama armada tujuan muria raya lainnya.

19.15

Bus memasuki Tol Bekasi arah Cikampek, masih berjalan perlahan. Aku yang duduk dibelakang bisa mendengar deru mesin RN285 saat RPM bawah. Tayangan wayang golek khas Tegal menemani perjalanan awal kami. Aku baru buka obrolan dengan Dhea, teman satu sekolah yang baru akbrab saat Prakerin ini. Ternyata ngerumpi ama cewe yang lagi patah hati itu gak enak men. Minta dikasih pendapat, tapi pendapatku selalu gak pas buat dia. Wesss ndang modyar ae lah Dhe, zzzzz

21.45

Bus isi amunisi di Rest Area KM 19.

21.05

Lepas KM19, aku baru bisa melihat performa RN285J sebenarnya. Pedal gas di injak hingga RPM pada android saya menunjukan 100km/h. Tandanya ini bis udah telat banget. Nggak banyak pertunjukan menarik, ditambah dengerin ngedumelannya cewek patah hati. Walhasil bobo ganteng aja sama kaka Dhea. Eeeaaaa. Dosakah aku malam ini?


Kamis, 19 Februari 2015

01.30

Aku terbangun dan bis sudah memasuki RM Taman Selera. Turun buat nemenin Dhea pipis dan beli minum. Suasana RM TS malam ini dibilang sepi. Hanya terparkir 2 Unit Jetbus tujuan Wonosobo, 3 Unit armada lain jurusan Purwokerto dan Bobotsari, serta 40RB yang aku tunggangi ini. Mungkin armada lain masih terjebak macet di Subang karena ada truk terbakar yang atau mungkin ini udah telat banget.

02.00

Angkat jangkar. Bis berjalan perlahan, AC nya makin dingin. Si Dhea udah bobo tantik di pundaku. Ya Allah, dosakah aku malam ini. Sempat bermain dengan beberapa armada Nusantara SE Scania K360IB, namun perbedaan kasta diantara kita menghalangi si Rainbow untuk menyambangi si Black Pearl. Setelah itu hanya melakukan perlawanan dengan kawanan trailer dan…. dan…. dan akupun bobo ganteng. Aku berdoa semoga fajar datang sedikit lebih terlambat dari jamnya agar aku bisa menikmati tidur indahku,,,,, bersamanya….. Eeeeaaaaa.

04.00

Memasuki Tonjong, kondisi gerimis dengan ruas jalan yang sempit membuat sang Driver tak memacu cepat armadanya. Si Dhea tetap tertidur rapih di pundakku. Jangan bangun Dhe, aku udah nyaman. *Bajingannn ikiii. :v Bobok lagi. ZzZZZZzz


05.30

Welcoming Purwokerto Sunrise. Memasuki damainya pagi di Kota Gethuk. Bus transit di Terminal Bulupitu Purwokerto untuk menurunkan beberapa penumpang tujuan Purwokerto.
Thanks to 40RB and you. Kalian yang telah meminangku malam tadi. Aku berpamitan dengan Dhea untuk melanjutkan perjalananku menuju habitat awal.
Sayang, trip kali ini tanpa adanya bukti dokumentasi karena kamera dipinjem kaka Dhea dan belom sempet di back up, dan…. udah di format duluan. -_-

Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com

Copyright © Serangga.co

      Up ↑